PENGOLAHAN JAMBAL ROTI
Kami bergerak dibidang perikanan hasil laut, kami juga
menyediakan berbagai produk olahan yang berbahan dasar ikan laut (
mentah) TANPA FORMALIN atau PENGAWET. Salah satu jenis ikan asin yang
sudah sangat di kenal masarakat “Jambal Roti”. Jambal Roti merupakan
produc hasil fementasi garam yang di buat dari ikan Manyung ( Arius
thalassinus). Istilah Jambal Roti menurut keterangan lisan dari beberapa
pedagang ikan khususnya di Pekalongan, Cirebon ,Pangandaran dan Cilacap
di gunakan karena daging Jambal Roti yang telah di goreng akan mudah
hancur seperti roti.
Ikan Asin jambal roti sangat bergizi dan mempunyai protein yang
tinggi. ikan asin jambal roti ini diproses dengan cara alami,
profesional, higenis. Ikan Asin jambal roti sudah terkenal dan merambah
ke berbagai daerah di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara dan Sumatera. Jambal roti merupakan salah sati jenis ikan asin yang sudah sangat di kenal masarakat Indonesia, kususnya pulau Jawa.Untuk menentukan konsentrasi garam dan lama fementasi yang terbaik pada pembuatan jambal roti dari ikan Manyung ( Arius thalassinus).
Pengamatan dilakukan pada karakteristik jambal roti yang di olah menurut
kombinasi menurut perlakuan konsentrasi garam 25% ,30% ,35% dengan lama
fementasi garam 24, 36, 48 , 60 dan 72 jam.
Karakteristik jambal roti yang terbaik di peroleh dengan kombinasi fementasi dan kansentrasi garam 30% selama 24 hari
Ikan Manyung pada umumnya di gunakansebagai bahan pembuatan jambal roti
melalui proses fementasi garam.Faktor -faktor yang mempengaruhi
keberhasilan fermentasi garam antara lain adalah jenis garam, cara
penggaraman dan pengeringan. Komposisi garam terdiri dari 39,39 persen
Na dan 60,61 persen C1 berwarna putih ,kristalnya berbentuk kubus dan
dalam kondisi normal tidak mengandung air.
Garam mempunyai sifat bakteriostatik (menghambat pertumbuhan bakteri dan bakterisidal (membunuh bakteri)
Cara penggaraman terdiri dari tiga cara yaitu:
*Penggaraman kering dimana ikan ditaburi dengan kristal garam
*Penggaraman basah yaitu dengan cara melarutkan garam di dalam suatu wadah kemudian ikan direndam di dalamnya,
* Penggaraman kombinasi yaitu dengan cara ikan di taburi kristal garam
kemudian dimasukan ke larutan garam hinga terendam seluruhnya.
Setelah prosess penggaraman di lanjutkan proses pengeringan
yang bertujuan selain mengurangi kadar air bahan, juga
untuk menghentikan pertumbuhan mikroba dan ensim penyebab kebusukan.
Pengeringan ada beberapa cara yaitu menggunakan alat pengering tenaga
surya dan alat pengering mekanis, namun yang biasa di lakukan oleh para
pengolah Jambal roti dengan cara tradisional dengan bantuan sinar
matahari.
Pengeringan atau penjemuran dengan cara tradisional selain praktis juga murah
Cara membuat jambal roti di jawa pada prinsipnya sama, tapi
setiap daerah memiliki ciri khas sendiri hingga kwalitas yang di
hasilkan pun bervariasi.
Di Pekalongan garam yang di gunakan sebanyak 30% -35% dari berat ikan
selama 1-2 hari, di Cirebon menggunakan garam 30% -35% selama 1 hari.
Di
pangandaran , Eretan dan Cilacap menggunakan garam 30%-35% selama 2
hari .
Di Cilacap untuk jambal roti kwalitas no.2 menggunakan garam
sebanyak 40%-45% selama 2 hari
Sampai saat ini para pengolah Jambal roti belum mengikuti aturan tertentu, hanya berdasarkan kebiasaan setempat.
Faktor yang mempengaruhi kwalitas Jambal Roti adalah konsentrasi garam
dan lamanya proses fermentasi karena akan mempengaruhi aktivitas proses
organisme. sehingga akan di peroleh Jambal Roti dengan berkarakteristik
yang terbaik
.